Gratis Software Restoran Mobile/Android

April 27, 2015

asliresto1

asliresto2

Baru Software Resto Mobile (Android) untuk Daftar Menu & Pesanan
Software ini merupakan aplikasi pendukung Software Restoran versi desktop

Fitur :
1. Daftar Menu
2. Pesanan

Download disini : Restoran Mobile

[Tutorial] Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP 2 (Bagian 3)

April 24, 2015

Pengenalan SQL untuk Pembuatan Laporan Custom Bagian 3. Pada tutorial ini ada dibahas penggunaan dari perintah Group By, yang digunakan untuk mengelompokkan data. Biasanya penggunaan perintah group by dikombinasikan dengan perintah sum, min, max, count, dll. Fungsi perintah sum digunakan untuk menjumlahkan data pada kolom, yang biasanya data kolom berisi angka/nominal. Min digunakan untuk mencari nilai terkecil, sebaliknya max digunakan untuk mencari nilai terbesar dari data pada suatu kolom. Sedangkan count digunakan untuk menghitung jumlah data.

sql31

Pada perintah SQL diatas tujuan untuk menampilkan data jumlah pinjaman dan total pinjaman yang dimiliki setiap anggota. Posisi dari perintah group by setelah bagian tabel atau perintah where jika ada, setelah perintah group by, diikuti dengan kolom yang akan menjadi kunci pengelompokkan

sql32

Pada perintah SQL diatas digunakan perintah having yang digunakan sebagai filter pada perintah group by. Penulisan perintah having setelah bagian group by. Sehingga arti dari filter diatas adalah data anggota yang memiliki jumlah pinjaman lebih dari satu.

sql33

Berikut adalah perintah SQL yang melinatkan beberapa tabel, perintah group by, juga perintah select bersarang, dimana didalam perintah select terdapat perintah select. Tujuan dari perintah SQL diatas untuk menampilan data detail pinjaman anggota dari nopinjaman, jumlah pinjaman yang dicarikan, dan angsuran pokok juga angsuran bagi hasil yang telah dilakukan.

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

[Tutorial] Restore Database Dengan Data Berukuran Besar

April 22, 2015

Pada beberapa Software Asligratis.com terdapat menu yang dapat menyimpan data gambar atau dokumen dengan ukuran yang besar. Hal ini terkadang dapat menyebabkan error pada saat backup dari database tersebut di restore menggunakan MySQL Administrator, walaupun database tersebut dibackup menggunakan MySQL Administrator juga.

restoredatabesar1

Untuk mengatasi masalah ini harus dilakukan perubahan setting pada MySQL, agar dapat me restore data yang berukuran besar, dengan menambah parameter apda file my.ini yang lokasi nya berada pada C:\program Files\MySQL\mySQL Server 5.1

restoredatabesar2

Buka file my.ini dengan menggunakan notepad, lalu tambahkan perintah sesuai gambar berikut.

restoredatabesar3

Berikutnya simpan perubahan pada file my.ini, lalu restart komputer. File my.ini berada pada komputer Server, jadi apabila software nya digunakan juga oleh beberapa klien, pastikan software pada komputer klien telah ditutup dulu sebelumnya, saat komputer server di restart.
Apabila setelah restart tapi restore tetap error edit lagi file my.ini dan perbesar ukuran max_allowed_packet nya, dan restart lagi komputer server

Download disini : Format Pdf

[Tutorial] Membuat Laporan Custom Dengan Pengelompokan Data Pada Software KSP 2 Gratis

April 22, 2015

Membuat Laporan Custom Dengan Pengelompokan Data. Pada tutorial kali ini laporan dibuat adalah laporan berupa Daftar Anggota yang dikelompokan berdasarkan Kota, yang langkah adalah sebagai berikut :
1. Langkah pertama copy paste file laporan custom.rpx, kemudian rename hasil paste nya menjadi laporan anggota.rpx

laporancustomgrup1

2. Selanjutnya klik menu Customer Service > Laporan > Laporan Custom, lalu klik tombol Tambah, untuk kolom-kolom dapat diisi sesuai gambar berikut ini

laporancustomgrup2

3. Berikutnya klik tombol bantu Kaca Pembesar pada kolom File untuk mengisi lokasi file laporan custom yang telah dibuat sebelumnya pada Langkah 1, selanjutnya klik tombol bantu D pada kolom File untuk mendesain format laporan custom yang akan dibuat

laporancustomgrup3

4. Untuk menambahkan bagian laporan yang berfungsi untuk mengelompokan data yaitu GroupHeader, dapat klik kanan pada bagian PageHeader, lalu pilih menu Group Header/Footer.

laporancustomgrup4

5. Berikutnya pada Bagian Group Header ditambahkan Label dengan Caption diisi Kota :, dan TextBox dengan Datafield diisi kota. Untuk Group Footer karena tidak akan digunakan pada laporan ini maka Height pada Group Footer diset 0

laporancustomgrup5

6. Kemudian ke bagian Script Editor, lalu ketikan perintah sebagai berikut

laporancustomgrup6

7. Setelah desain format laporan telah selesai dan telah disimpan, selanjutnya ke bagian SQL dengan klik tombol bantu pada kolom SQL untuk memasukan perintah SQL seperti gambar berikut. Karena laporan ini akan dikelompokan berdasarkan Kota, maka pada perintah SQL datanya diurutkan berdasarkan nama kota lalu no. anggota, sehingga perintah SQL pada bagian order by menjadi order by k.nama,noanggota. Kolom Nama pada perintah SQL ini dimiliki oleh tabel Anggota dan tabel Kota, sehingga pada saat penulisan kolom nama diawali dengan alias tabel ybs, misal a.nama untuk nama anggota dan k.nama untuk nama kota

laporancustomgrup7

8. Setelah semua data laporan custom telah diisi dengan benar, klik tombol Simpan untuk menyimpan setting dari laporan custom ini

laporancustomgrup8

9. Setelah kembali ke posisi semula dari form Laproan Custom, pilih Laporan Custom yang dibuat tadi, lalu klik tombol Tampil, maka akan muncul laporan custom berupa Daftar Anggota yang dikelompokan berdasarkan Kota

laporancustomgrup9

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

[Tutorial] Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP 2 (Bagian 2)

April 16, 2015

Pengenalan SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 2. Pada bagian ini akan dibahas menggunakan perintah SQL untuk query data lebih dari satu tabel.

sql2tabel1

Pada contoh diatas query data dari tabel Tabungan dan Anggota, penggabungan dua tabel dengan menggunakan perintah Left Join. Arti dari left join adalah data pada tabel sebelah kiri yaitu tabel Tabungan akan dimunculkan semua datanya. Pada tabungan t, hutuf t adalah alias dari tabel Tabungan. Alias pada tabel anggota adalah a. Penggunaan alias ini untuk menyederhanakan perintah SQL, karena nantinya cukup mengetikkan alias tabel pada bagian perintah SQL lainnya, misal pada on t.anggotaid=a.id yang lebih sederhana daripada mengetikkan tabungan.anggotaid=anggota.id. Selain Alias Tabel ada juga Alias Kolom dengan menggunakan perintah as diikuti dengan nama alias kolom yang diinginkan.

Selain left join, terdapat dua perintah join lainnya, yaitu inner join dan right join. Berikut contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel inner join. Arti dari inner join adalah data yang ditampilkan adalah data anggotaid yang terdapat pada kedua tabel, karena data tabungan pasti memiliki anggotaid, maka hasil query antara left join dan inner join tidak ada bedanya

sql2tabel2

Berikutnya adalah contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel right join, yang artinya data pada tabel di sebelah kanan akan ditampilkan semua. Karena tidak semua anggota memiliki tabungan, maka pada data kolom tabungan akan berisi data null (kosong).

sql2tabel3

Data null yang akan ditampilkan pada Laporan Custom akan menyebabkan Error. Untuk mencegah terjadinya error, dapat menggunakan perintah ifnull, yang format penulisannya ifnull(kolom,data). Data pada format perintah ifnull bisa berupa kolom lainnya yang tidak bernilai null atau bisa berupa teks yang diawali dan diakhir tanda petik satu, misal ‘kosong’ atau ‘’. Pada contoh dibawah menggunakan ‘’ tanpa spasi, sehingga data null yang dimunculkan akan seperti data kosong.

sql2tabel4

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

[Tutorial] Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP 2 (Bagian 1)

April 16, 2015

Mengenal SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 1. Perintah SQL (Structured Query Language) adalah perintah yang umum digunakan untuk mengakses database.

Perintah SQL ini sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu DDL (Data Definition Language) berupa perintah untuk membuat atau mengedit objek, seperti membuat table dengan perintah Create Table. Yang satunya DML (Data Manipulation Language) berupa perintah untuk menampilkan data dari satu atau beberapa tabel secara bersamaan dengan satu perintah SQL. Pengenalan SQL ini diperlukan dalam pembuatan Laporan Custom, jadi jenis perintah yang akan dipelajari hanya yang jenis DML yang perintah SQL selalu diawali dengan kata select

Untuk belajar menggunakan perintah SQL dapat menggunakan MySQL Query Browser, dengan klik menu Start > All programs > MySQL > MySQL Query Browser

belajarsql1

Setelah muncul form Login, isikan Password root yang sama seperti pada waktu Login MySQL Administrator pada saat install Software. Untuk kolom Default Schema diisi dengan nama database KSP 2 yaitu ksp_new atau ksp2

belajarsql2

Setelah berhasil login pada MySQL Query Browser, secara otomatis akan aktif pada database ksp_new. Daftar nama tabel yang terdapat pada database dapat dilihat pada bagain Schemata. Nama Tabel sangat perlu diketahui dalam menggunakan perintah SQL

belajarsql3

Setiap Tabel terdiri dari kolom, jadi selain Nama Tabel, Nama Kolom juga perlu diketahui. Untuk mengetahui kolom-kolom pada suatu Tabel cukup dengan klik tanda Panah yang berada pada samping Tabel, maka Daftar Kolom pada Tabel yang bersangkutan akan ditampilkan

belajarsql4

Berikut ini adalah cara menuliskan perintah SQL sederhana untuk menampilkan data pada Tabel Account. Ketikan perintah SQL pada bagian SQL Query Area, dan untuk mengeksekusi perintah SQL dapat dengan klik Toolbar bergambar Petir yang keterangannya Execute the entered query. Apabila perintah SQL yang diketikan benar, maka data hasil query akan dimunculkan pada bagian bawah dalam bentuk Tabel.

Perintah SQL untuk men query data pada table selalu diawali dengan kata Select, kemudian diikuti dengan Nama Kolom yang inginkan ditampilkan. Apabila nama kolom yang ingin ditampilkan lebih dari satu, maka antara kolom satu dengan yang lainnya dipisahkan dengan tanda koma(,). Setelah kata Select dan daftar kolom, dilanjutkan dengan kata from lalu Nama Tabel. Nama Tabel harus sesuai dengan Daftar Tabel yang muncul pada bagian Schemata. Kemudian setelah Nama Tabel diikuti dengan kata Order By lalu Nama Kolom. Perintah Order By untuk mengurutkan data yang ditampilkan sesuai dengan Nama Kolom setelah kata Order by.

Pada contoh perintah SQL dibawah data diartikan sebagai berikut, tampilkan data dari kolom id, nama, dan headerid pada tabel account, dan data yang ditampilkan diurutkan secara Ascending (dari A-Z atau dari 0-9) berdasarkan kolom headerid dan id. Hasil dari perintah SQL ini adalah data pada kolom-kolom yang dimaksud akan dimunculkan semuanya.

belajarsql5

Untuk men filter data yang dimunculkan dengan perintah SQL, dapat menggunakan kata Where yang diikuti dengan parameter filter. Posisi dari kata Where adalah setelah Nama Tabel dan sebelum kata Order By. Pada contoh dibawah data yang dimunculkan hanya data account yang headerid nya 100 saja.
Untuk menampilkan semua kolom pada sebuah tabel, tidak perlu mengetikan semua daftar kolom nya satu per satu, namun bisa diwakili dengan tanda *

belajarsql6

Berikut adalah kata Like, yang dapat digunakan untuk filter data pada perintah SQL. Seperti contah berikut ini, penggunakan kata Like pada filter dapat dikombinasikan dengan tanda %. Tanda % untuk mewakili karakter apa aja. Jadi arti dari perintah headerid like ‘%10%’ adalah headerid yang memiliki data mengandung angka 10. Apabila perintahnya headerid like ‘10%’ adalah headerid yang memiliki data berawalan angka 10. Dan perintah headerid like ‘%10’ adalah headerid yang memiliki data berakhiran angka 10.

belajarsql7

belajarsql8

belajarsql9

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

[Tutorial] Penggunaan Filter Custom Dalam Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP 2

April 15, 2015

Penggunaan Filter Custom Dalam Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP 2, dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Pertama klik menu Customer Service > Laporan Custom, lalu edit Laporan Custom yang akan ditambah dengan Filter Custom

filterlaporancustomksp21

filterlaporancustomksp22

2. Berikutnya klik tombol bantu pada kolom SQL, untuk menampilkan form SQL. Untuk dapat menggunakan fitur Filter Custom pastikan pada perintah SQL terdapat parameter yg lokasinya sebelum perintah order by. Perintah Order By digunakan untuk menentukan urutan Data yang akan ditampilan pada Laporan. Sedangkan kata Where yang akan digunakan pada filter akan ditambahkan secara otomatis, jadi cukup tambahkan parameter saja

filterlaporancustomksp23

3. Untuk menambahkan Filter, klik tombol + pada bagian Filter, maka akan muncul form Filter SQL. Jenis filter yang ada saat ini adalah filter Tanggal 1 s/d 2, maksudnya filter mulai tanggal s/d sampai tanggal, dan filter Tanggal saja yang dapat dikombinasikan dengan Operator : =, <, <=, >, >=. Kolom diisi dengan kolom data yang akan difilter, misal nya diisi dengan t.tanggal. Dikarenakan pada contoh perintah SQL melibatkan dua Tabel, yaitu tabel Tabungan dan tabel Anggota, maka ditambahkan t. pada tanggal, menjadi t.tanggal, hal ini diperlukan karena pada table Tabungan dan Anggota sama-sama memiliki kolom dengan nama Tanggal. Jadi t. menujukkan kalau filter tanggal pada tabel Tabungan

filterlaporancustomksp24

4. Setelah semua kolom Filter SQL telah diisi, klik tombol Simpan. Kemduian klik tombol Proses untuk mengecek apakah perintah SQL dan filter sudah benar atau tidak. Jika pada Tabel di bawah Filter kolom-kolom nya berisi keterangan menunjukan perintah SQL sudah benar, walaupun tabelnya kosong, hal ini dikarenakan data hasil perintah SQL nya kosong

filterlaporancustomksp25

5. Selanjutnya klik tombol Simpan, sampai kembali ke posisi semula pada form Laporan Custom

filterlaporancustomksp26

6. Berikutnya pilih Laporan Custom yang telah ditambah Filter, kemudian klik tombol Tampil. Untuk Laproan Custom yang memiliki Filter Custom akan muncul terlebih dahulu form Filter

filterlaporancustomksp27

7. Untuk Jenis Filter Tanggal, cukup isi data pada kolom Data 1, dan untuk Jenis Filter Tanggal 1 s/d 2 kolom Data 1 dan Data 2 harus diisi

filterlaporancustomksp28

filterlaporancustomksp29

8. Apabila semua data Filter telah diisi, klik tombol Proses untuk menampilkan Laporan Custom

laporancustomksp212

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

[Tutorial] Cara Membuat Laporan Custom Pada Software KSP 2

April 14, 2015

Cara Membuat Laporan Custom Pada Software KSP 2, dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Pertama klik menu Customer Service > Laporan > Laporan Custom, kemudian klik tombol Tambah. Isi kolom Kode, Nama, dan Jenis Laporan Custom yang akan dibuat

laporancustomksp21

laporancustomksp22

2. Selanjutnya pilih file Laporan Custom yang akan didesain sesuai keinginan. Pada Update terbaru telah disertakan file laporan custom.rpx, yang dapat di desain ulang laporan sesuai keinginan. Klik tombol Bantu Kaca Pembesar untuk memilih file laporan yang akan di custom

laporancustomksp23

3. Berikutnya untuk mendesain ulang file laporan yang dipilih tadi, dapat klik tombol bantu D pada kolom File, maka akan muncul form dengan format Desain Laporan.

laporancustomksp24

laporancustomksp25

4. Bagian-bagian umum yang digunakan pada saat pembuatan laporan adalah sbb :
ReportHeader = Bagian ini akan muncul satu kali diawal laporan
PageHeader = Bagian ini akan muncul pada setiap awal halaman laporan
Detail = Bagian dimana data laporan akan dimunculkan
PageFooter = Bagian ini akan muncul pada setiap akhir halaman laporan
ReportFooter = Bagian ini akan muncul satu kali pada akhir laporan

Untuk Judul laporan dan Keterangan kolom laporan yang sifatnya permanen menggunakan Label, sedangkan untuk menampilkan data yang berada pada bagian Detail menggunakan TextBox, dengan bagian DataField diisi dengan nama kolom data yang akan ditampilan. Misal pada TextBox untuk menampilkan data dari kolom No. Rekening, Datafield nya diisi dengan norekening, untuk Datafield Anggota diisi dengan anggota. Pada kolom Produk, Datafieldnya diisi produk, dan pada kolom Bunga, Datafield nya diisi dengan bunga

laporancustomksp26

5. Apabila desain laporan telah selesai, berikutnya ke tahap pengisian kode program pada Laporan Custom, yang dapat dilakukan dengan klik menu View > View Script

laporancustomksp27

6. Setelah muncul Script Editor, ketikan perintah seperti gambar dibawah. Pada kode = myDB.setData(“1”), angka 1 merupakan Kode Laporan Custom yang akan dilinkkan dengan desain ini, jadi apabila dilangkah pertama Kode Laporan diisi dengan 2, maka pada kode tersebut angka 1 dirubah menjadi 2, sesuai dengan Kode Laporan yang dibuat saat ini. Selanjutnya klik tombol Simpan untuk menyimpan desain laporan custom ini

laporancustomksp28

7. Berikutnya ke tahap pembuatan perintah SQL (Structured Query Language). SQL adalah perintah yang digunakan untuk mengakses data pada database. Pembahasan lebih lanjut mengenai perintah SQL akan dibahas pada Tutorial lain. Klik tombol bantu pada kolom SQL kemudian ketikan perintah berikut ini. Klik tombol Proses untuk mengecek apakah perintah SQL yang diketikan sudah benar atau belum

laporancustomksp29

8. Apabila perintah SQL sudah benar, klik tombol Simpan. Maka semua kolom Laproan Custom telah terisi. Pada bagian ini klik tombol Simpan lagi, untuk menyimpan data Laporan Custom

laporancustomksp210

9. Setelah kembali pada form awal Laporan Custom, kemudian pilih Lapoan Custom yang dibuat tadi, lalu klik tombol Cetak, maka akan muncul Laporan dengan desain laporan yang dicustom tadi

laporancustomksp211

laporancustomksp212

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

[Tutorial] Setting Format Buku Cetak Transaksi Simpanan Pada Software KSP 2

April 10, 2015

Setting Format Buku Cetak Transaksi Simpanan dapat dilakukan dari menu Setup > Options, bagian Cetak > Transaksi Simpanan. Pilih kolom Contoh ke opsi Buku

settingtransaksisimpananbuku1

Satuan Jarak Cetak dalam Pixel, yang mana 1 inch = 1440 pixel. Dengan setting format diatas, maka hasil cetak transaksi simpanan akan seperti gambar dibawah. Pada kolom Nomor karena jaraknya minus, maka tidak akan tampil saat dicetak.

settingtransaksisimpananbuku2

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

[Tutorial] Setting Format Kartu Cetak Transaksi Simpanan Pada Software KSP 2

April 10, 2015

Setting Format Cetak Transaksi Simpanan dapat dilakukan dari menu Setup > Options, bagian Cetak > Transaksi Simpanan. Berikut contoh setting untuk format Kartu.

settingtransaksisimpanan1

Satuan Jarak Cetak dalam Pixel, yang mana 1 inch = 1440 pixel. Dengan setting format diatas, maka hasil cetak transaksi simpanan akan seperti gambar dibawah. Pada kolom Nomor karena jaraknya minus, maka tidak akan tampil saat dicetak.

settingtransaksisimpanan2

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 129 other followers