[Tutorial] Perhitungan HPP Produksi & Penjualan Produk Rakit Pada Aplikasi Pabrik GRATIS


Perhitungan HPP Produksi & Penjualan Produk Rakit Pada Aplikasi Pabrik, dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Entri Data Bahan Baku yang diperlukan pada menu Gudang > Barang. Pastikan Account Persediaan diset ke Account Persediaan Bahan Baku, agar memudahkan memantau Persediaan Nominalnya pada Buku Besar nantinya

2. Entri Stok Awal Bahan Baku menggunakan menu Gudang > Revisi Stok. Masukan Stok Awal Bahan pada kolom Kuantitas, dan Nominal Modal pada kolom Harga

3. Selanjutnya untuk menambah Stok Bahan Baku berikutnya bisa dari Pembelian, menggunakan menu Pembelian > Pembelian, pada tahap ini Stok Bahan Baku belum bertambah

4. Setelah Entri Pembelian, diperlukan Entri Terima Barang agar Stok Bahan Baku bertambah, dengan klik menu Gudang > Terima Barang

5. Selanjutnya Entri Data Produk pada menu Produksi > Produk. Karena Produk hanya digunakan pada menu Rakit Produk, maka Formula Produk tidak perlu diisi

6. Berikutnya Entri Rakit Produk melalui menu Produksi > Rakit Produk. Setelah klik tombol Tambah, untuk menentukan Data Produk, klik tombol pada kolom Produk, maka Daftar Produk akan ditampilkan

7. Kemudian tentukan Data Bahan Baku dengan klik tombol pada kolom Kode Barang, atau ketik langsung Kode Bahan pada kolom tersebut, dan akhiri Enter. Pada Rakit Produk tidak terdapat Produk Gagal, jadi hanya mengisi Hasil Kuantitas Produk yang baik saja

8. Setelah semua Data Rakit telah diisi dengan benar, klik tombol Simpan untuk menyimpan Transaksi Rakit Produk

9. Jurnal Umum Otomatis dari Transaksi Rakit Produk dapat dilihat pada menu Accounting > Jurnal Umum, lalu Edit Data Jurnal yang terkait

10. Untuk mengecek Nominal Persediaan Bahan Baku, dapat klik menu Laporan > Accounting > Buku Besar, dan difilter pada Account Persediaan Bahan Baku. Berikut penjelasan dari Buku Besar
Stok Awal Bahan1 (100 x 10.000) + Bahan2 (100 x 15.000) = 1.000.000 + 1.500.000 = 2.500.000
Pembelian Bahan1 (200 x 12.000) + Bahan2 (200 x 17.000) = 2.400.000 + 3.400.000 = 5.800.000
Rakit Produk Bahan1 (50 x 10.000) + Bahan2 (50 x 15.000) = 500.000 + 750.000 = 1.250.000
Karena menggunakan sistem FIFO, Bahan Baku Rakit Produk diambil dari Stok Awal terlebih dahulu

11. Berikutnya Entri Rakit Produk kedua, dengan menggunakan seluruh Stok Bahan Baku

12. Berikut Jurnal Umum Otomatis dari Transaksi Rakit Produk kedua

13. Buka kembali Buku Besar dengan Filter pada Account Persediaan Bahan Baku, berikut penjelasan tambahannya
Rakit Produk Bahan1 (50 x 10.000) + (200 x 12.000) + Bahan2 (50 x 15.000) + (200 x 17.000)
= 500.000 + 2.400.000 + 750.000 + 3.400.000 = 7.050.000

14. Selanjutnya Entri Transaksi Penjualan dengan klik menu Penjualan 2 > Penjualan

15. Berikut Jurnal Umum Otomatis dari Transaksi Penjualan diatas

16. Kemudian tampilkan Buku Besar dengan filter Account Produk

17. Entri Transaksi Penjualan kedua pada menu Penjualan 2 > Penjualan. Pada kolom Kuantitas dientri seluruh Stok produk yang ada

18. Tampilkan kembali Buku Besar dengan filter Account Persediaan Produk. Rumus perhitungan Nominal Persediaan Produk sama seperti Perhitungan Nominal Persediaan Bahan Baku, yang menggunakan Rumus FIFO

19. Untuk melihat Laba Penjualan dari Transaksi diatas dapat menggunakan menu Laporan > Penjualan > Laporan Laba Penjualan. Harga Produksi dapat dihitung sbb :
Penjualan 1 : 1.250.000 / 100 = 12.500
Penjualan 2 : 7.050.000 / 500 = 14.100

Download disini : Software Pabrik Gratis

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


%d bloggers like this: