[Tutorial] Setting Data Awal Pada Software KSP 2


Setting Data Awal Pada Software KSP 2, dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Pertama-tama klik menu Setup > Options, lakukan setting terutama pada bagian No. Account, karena setting data awal akan dilakukan sampai modul Akuntansi seperti pembuatan Neraca Saldo Awal. Data awal Pinjaman, Simpanan & Simpanan Berjangka yang akan diimpor adalah saldo per Maret 2015

dataawalksp1

2. Selanjutnya setting Produk Pinjaman, pastikan Kode Produk Pinjaman sesuai dengan yang tertera pada Excel yang berisi data pinjaman yang akan diimpor. Begitu juga untuk setting No. Account, karena kaitannya dengan Jurnal Otomatis yang akan dihasilkan nantinya

dataawalksp2

3. Berikutnya setting data pada menu Kode Transaksi Simpanan dengan klik menu Customer Service > Kode Transaksi. Kode Transaksi diperlukan untuk setting data Produk Simpanan. Pastikan juga Account Debet dan Kredit nya sesuai dengan fungsi dari Kode Transaksi tersebut

dataawalksp3

4. Selanjutnya setting Produk Simpanan, dengan klik menu Customer Service > Produk Simpanan. Pastikan Kode Produk Simpanan sesuai dengan Kode Produk pada Excel yang berisi data simpanan yang akan diimpor nantinya

dataawalksp4

5. Langkah berikutnya setting Produk Simpanan Berjangka, dengan klik menu Customer Service > Simpanan Berjangka. Pastikan setting No. Account juga dilakukan dengan benar, karena sangat terkait dengan Jurnal Otomatis yang akan dihasilkan

dataawalksp5

6. Setelah semua setting telah selesai dilakukan, maka data pertama yang akan diimpor adalah data Anggota. Jadi siapkan data Anggota dalam file Excel yang akan diimpor

dataawalksp6

7. Terkait dengan Impor Data Anggota, pastikan data Pekerjaan sudah diset sebelumnya sesuai dengan data yang tercantum di file Excel. Data Pekerjaan dapat diset dengan klik menu Setup > Pekerjaan

dataawalksp7

8. Selain data Perkerjaan, yang juga harus diset sebelumnya adalah data Kota, yang dapat diset dengan klik menu Setup > Kota

dataawalksp8

9. Selanjutnya klik menu Customer Service > Anggota,kemudian klik tombol Impor. Isi kolom-kolom yang ada sesuai denganurutan kolom data pada Excel, kemudian tentukan file Excel yang berisi data anggota untuk diimpor. Lalu klik tombol Impor untuk memproses impor data anggota. Apabila proses Impor telah selesai, edit salah satu data untuk memastikan data telah diimpor dengan benar

dataawalksp9

dataawalksp10

 

10. Berikutnya impor data Pinjaman, klik menu Customer Service > Pinjaman, kemudian klik tombol Impor dan isi semua kolom yang ada. Tentukan juga file Excel yang berisi data pinjaman yang akan diimpor. Apabila proses impor telah selesai Edit salah satu data pinjaman hasil impor, untuk memastikan data pinjaman telah diimpor sesuai yang diinginkan

dataawalksp11

dataawalksp12

11. Langkah berikutnya Impor Data Simpanan, klik menu Customer Service > Simpanan, lalu klik tombol Impor. Isi semua kolom dengan angka sesuai urutan kolom pada Excel

dataawalksp13

dataawalksp14

12. Langkah selanjutnya Impor Data Simpanan Berjangka, klik menu Customer Service > Simpanan Berjangka, lalu klik tombol Impor. Isi semua kolom dan tentukan file Excel yang berisi data Simpanan Berjanka yang akan diimpor

dataawalksp15

dataawalksp16

13. Setelah semua data Pinjaman, Simpanan & Simpanan Berjangka telah diimpor. Data hasil impor untuk Pinjaman dapat dilihat dengan klik menu Customer Service > Laporan > Pinjaman > Laporan Nominatif Pinjaman. Untuk data Simpanan dengan klik menu Customer Service > Laporan > Simpanan > Daftar Simpanan. Sedangkan untuk Simpanan Berjangka dengan klik menu Customer Service > Laporan > Simpanan Berjangka > Daftar Simpanan Berjangka

dataawalksp17

dataawalksp18

dataawalksp19

14. Karena data awal yang diimpor per Maret 2015, maka jurnal otomatis hasil proses impor maksimal harus pada bulan Maret 2015 juga, Untuk melihat jurnal hasil proses impor dapat dengan klik menu Accounting > Jurnal Umum

dataawalksp20

15. Selanjutnya adalah setting Neraca Saldo Awal, dengan klik menu Accounting > Neraca Awal. Untuk menentukan periode pada Neraca Awal paling mudah adalah diset dengan bulan yang sama dengan Jurnal terakhir hasil Impor. Karena Jurnal otomatis hasil Impor ada di bulan Maret 2015, maka Neraca Awal diset juga pada bulan Maret 2015, agar jurnal otomatis hasil impor tidak ikut diproses pada tutup buku sehingga dapat mengacaukan Neraca hasil tutup buku. Tutup buku pertama kali dilakukan pada bulan April 2015, karena Neraca Awal berada pada bulan Maret 2015, juga entri transaksi dapat dimulai pada bulan April 2015

dataawalksp21

16. Untuk melihat Neraca Awal dalam format laporan dapat dengan klik menu Accounting > Laporan > Neraca, lalu pilih Bulan Maret 2015. Dapat dilihat bahwa nominal pada Neraca Awal tidak bercampur dengan Jurnal Umum Otomatis hasil Impor

dataawalksp22

Download disini : Format Pdf

Download disini : Software KSP 2 Gratis

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: